KAMI SIAP UNTUK MELAYANI ANDA 24/7.

⚲ Alamat

Pergudangan Kosambi Megah, Blok C No.1, Jatimulya, Kosambi, Tangerang, Banten 15211

☏ No. Telp

021-5434-1875

✉ Email

Support@cmid.co.id

© 2026 PT. CHEMINDO MULTI INDOSUKSES.

Buthyl Cellosolve (BC)

Pelarut ester titik didih sedang, yang merupakan cairan tak berwarna dengan aroma buah.

Detail

Cyclohexanone (CYC)

Cyclohexanone merupakan tidak berwarna atau cairan kuning muda dengan iritasi yang kuat.

Detail

Dipropylene Glycol (DPG)

Mudah larut dalam air sehingga menawarkan solvabilitas yang sangat baik dalam hidrokarbon, air, dan minyak.

Detail

Ethyl Acetate (EA)

Pelarut polar menengah yang volatil (mudah menguap), tidak beracun, dan tidak higroskopis.

Detail

Isophorone

Digunakan terutama sebagai pelarut untuk system pelapis berbasis vinil klorida/ asetat pekat untuk kaleng logam, cat logam lainnya, pelapis nitroselulosa, dan tinta cetak untuk plastic.

Detail

Isoprophyl Alcohol (IPA)

Biasanya digunakan dalam pembuatan berbagai macam bahan kimia industri dan rumah tangga dan merupakan bahan umum dalam produk seperti antiseptik, desinfektan, pembersih tangan dan deterjen.

Detail

Methanol

Digunakan sebagai bahan pendingin anti beku, pelarut, bahan bakar, dan sebagai bahan aditif bagi etanol industri.

Detail

Methylene Chloride (MC)

Umum digunakan sebagai penghilang lapisan cat dan minyak.

Detail

Polypropylene Glycol Monomethyl Ether Acetate

Propilen oksida berbasis glikol eter asetat netral yang tidak berwarna dengan bau ringan dan volatilitas, viskositas, dan daya pelarut yang serupa dengan glikol eter asetat berbasis etilen glikol, mis. metil dan etil oksitol asetat.

Detail

SMT Laws-5

Senyawa hidrokarbon yang membentuk Solvent LAWS merupakan campuran dari Paraffins, Cycloparaffins, dan Aromatic Hydrocarbon.

Detail

Special Boiling Point (SBP)

Merupakan Solvent dengan komposisi senyawa Hydrocarbon Aliphatic, Naphtenic, dan sedikit senyawa Aromatic.

Detail

Thinner (ND,HG,M3,M4)

Adalah bahan yang digunakan dalam proses pengecatan furniture, eksterior, maupun kendaraan otomotif.

Detail

Xylene

Cairan tidak berwarna yang diproduksi dari tar minyak atau batubara dan merupakan salahsatu pelarut yang paling banyak yang biasa digunakan dalam dunia industry.

Detail

Diethylene Glycol

Senyawa organik berbentuk cairan yang tidak berwarna, tidak berbau, beracun, dan higroskopis dengan rasa manis.

Detail

N-Hexane

Digunakan sebagai bahan pembersih industry textile, furniture, pembuatan sepatu dan percetakan

Detail

Propylene Glycol (PG)

Sering digunakan dalam berbagai aplikasi industri, seperti bahan tambahan makanan, kosmetik, farmasi, dan industri.

Detail

Katalis

Pada pembuatan busa membantu mengatur reaksi, mempercepat pembentukan busa, dan memastikan struktur serta homogenitas yang diinginkan.

Detail

Silikon

Adalah bahan yang sering digunakan sebagai anti foam dalam industri pembuatan busa.

Detail

Resin Polyester

Jenis resin sintetis yang terbentuk dari reaksi antara asam organik dibasa dan alkohol polihidrat.

Detail

Resin Epoxy

Dalam pengaplikasiannya, epoxy membutuhkan ‘pasangan’ katalis yang disebut hardener.

Detail

Butyl Acrylate

Digunakan dalam produksi homopolimer dan co-polimer untuk digunakan dalam cat industri dan arsitektur berbasis air.

Detail

Methyl Methacrylate (MMA)

Adalah metil ester dari asam metakrilat. Produk ini berpolimerisasi dengan mudah untuk membentuk polimetil metakrilat.

Detail

2-Ethylhexyl Acrylate (2-EHA)

Digunakan dalam kopolimer superabsorben untuk menghasilkan hidrogel yang cepat mengembang dan berpori tinggi untuk popok dan produk kebersihan.

Detail

Amphitol

Memiliki fungsi sebagai penambah busa (foam booster) atau foaming agent, pengemulsi dan pengental untuk shampoo, pencuci piring/disk wash, handsoap, cleansing agent dan deterjen alkali tinggi.

Detail

Benzalconium Chloride (SANISOL)

Adalah zat amonium yang bisa ditemukan dalam produk antiseptik dan disinfektan.

Detail

EMAL 270N

Yang biasanya digunakan sebagai pembersih Dapur adalah biang sabun untuk mengangkat lemak atau zat yang memiliki sifat surfaktan dan mengangkat kotoran.

Detail

Glycerin

Atau yang dikenal juga dengan istilah gliserol ini merupakan zat alami yang berasal dari tumbuhan, hewan, ataupun petroleum yang bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan terutama pada kesehatan kulit dan saluran cerna.

Detail

Neopelex FS

Bahan Utama Pembersih dan Pembusa dapat digunakan untuk Sabun Cuci Piring, Sabun Mobil, maupun pembersih lain yang memerlukan daya bersih yg kuat untuk mengangkat kotoran yang bandel seperti minyak

Detail

Tetranyl AT7590

Adalah surfaktan kationik generasi baru quat ester.

Detail

Texapon N70 BASF

Biang sabun untuk mengangkat lemak atau zat yang memiliki sifat surfaktan dan mengangkat kotoran.

Detail

EMAL 10P HD

Adalah surfaktan dengan daya pembusa yang sangat baik (busa yang berlimpah), meskipun dengan konsentrasi yang rendah dengan sifat detergensi yang sangat baik.

Detail

EMAL 10N

Adalah surfaktan anionik primer yang bersumber dari tumbuhan dan digunakan sebagai deterjen pembusa.

Detail

LABS (Linear Alkyl Benzene Sulfonate)

Bahan ini merupakan bahan inti yang wajib ada dalam formula Cairan Pencuci Piring.

Detail

Carboxy Methyl Cellulose (CMC)

Adalah turunan dari selulosa dan ini sering dipakai dalam industri makanan untuk mendapatkan tekstur yang baik.

Detail

Caustic Soda (NaOH)

Ialah materi dasar berarti dan juga materi yang dipakai dalam bermacam prosedur kimia di banyak pabrik.

Detail

Cellosize

Merupakan turunan selulosa yang larut dalam air. Digunakan di berbagai industri konstruksi, coating, perminyakan, obat-obatan, deterjen, kosmetik, dll.

Detail

Citric Acid (Sitrun)

Karena asam sitrat bisa membunuh bakteri, jamur, dan lumut, senyawa ini juga bisa digunakan untuk disinfektan dan pembersihan umum.

Detail

Diethyl Phthalate (DEP)

Adalah alternatif terbaik pengganti DPG untuk pelarut parfum non alkohol , Disebut juga dengan solfiol atau solfitin di dunia parfum.

Detail

Ethylenediaminetetraacetic Acid (EDTA)

Fungsi Ethylenediaminetetraacetic Acid (EDTA) di antaranya menjaga unsur hara tetap bisa diserap tanaman saat pH larutan melonjak menjadi terlalu asam atau basa.

Detail

Hydrogen Chloride (HCl)

Atau yang biasa disebut asam fluorida telah digunakan untuk mengetsa dan memoles kaca.

Detail

Hydrogen Peroxide (H2O2)

Digunakan sebagai bahan pendingin anti beku, pelarut, bahan bakar, dan sebagai bahan aditif bagi etanol industri.

Detail

Kaporit

atau yang biasa disebut Hidrogen peroksida adalah cairan kimia yang tidak berwarna hasil ikatan air dan oksigen.

Detail

Natrium Chloride (NaCl)

Natrium Klorida biasanya digunakan dalam banyak proses industri, Garam Industri digunakan untuk kebutuhan farmasi, kosmetik, tekstil, dan sebagainya.

Detail

Natrium Sulfat (NA2SO4)

Banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri, antara lain di industri pulp dan kertas, deterjen, pembuatan flat glass, tekstil, keramik, farmasi, zat pewarna dan sebagai reagent di laboratorium kimia.

Detail

Nitric Acid (HNO3)

banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri, antara lain di industri pulp dan kertas, deterjen, pembuatan flat glass, tekstil, keramik, farmasi, zat pewarna dan sebagai reagent di laboratorium kimia.

Detail

Nonylphenol Ethoxylate (NP10)

Adalah surfaktan nonyl phenol nonionik, bau rendah, surfaktan larut air yang digunakan dalam pengolahan kertas, tekstil, cairan pengerjaan logam.

Detail

Oxalic Acid

memiliki berbagai macam fungsi, salah satunya yang paling umum adalah untuk membersihkan kerak kamar mandi.

Detail

Polyethylene glycol (PEG)

mMmiliki sifat yang tidak beracun, tidak berbau, tidak berwarna, tidak menyebabkan iritasi dan tidak mudah menguap.

Detail

Potassium Chloride (KCL)

Wujud umumnya adalah garam kristal berwarna putih atau tak berwarna.

Detail

Sulfuric Acid (H2SO4)

atau yang biasa disebut asam sulfat merupakan komoditas kimia yang sangat penting, Kegunaan utama (60% dari total produksi di seluruh dunia) asam sulfat adalah dalam "metode basah" produksi asam fosfat, yang digunakan untuk membuat pupuk fosfat dan juga trinatrium fosfat untuk deterjen.

Detail

Sodium Tripolyphosphate (STTP)

Adapun kegunaan STPP dalam sabun atau deterjen pembersih sebagai agen pengkelat, agar kerja surfaktan tidak terganggu dalam membersihkan kotoran.

Detail

Gallaxolide

Sebagai aditif yang berfungsi mengikat bibit parfum ketika di campur ethanol / methanol sehingga wangi parfum lebih awet, tahan lama, dan tidak mudah menguap.

Detail

Formic Acid

atau dikenal juga dengan asam semut 90 % merupakan cairan kimia yang tidak berwarna.

Detail

Soda Abu

Adalah turunan dari natrium karbonat yang biasa digunakan sebagai bahan dasar berbagai bidang industri.

Detail

Sodium Meta-Bisulfat

Bahan kimia ini banyak digunakan dalam proses pengolahan air untuk menghilangkan zat-zat yang dapat mengganggu kualitas air, seperti zat besi, mangan, dan sulfur.

Detail

Sodium Sulphide

sangat mudah larut dalam air, dan larutan yang dihasilkan bersifat alkali.

Detail

Poly Alumunium Chloride

Aadalah produk perawatan air yang sangat efisien dan efektif merupakan zat kimia yang menyebabkan muatan partikel negatif tersuspensi sehingga bisa membantu dalam proses penjernihan air.

Detail

Sodium Hypochlorite

merupakan salah satu disinfektan yang di rekomendasikan oleh badan kesehatan dunia seperti WHO dan CDC serta Kemenkes. Klorin cair efektif dalam membunuh virus dan kuman.

Detail

Alumunium Sulfat (Tawas)

Senyawa organik berbentuk cairan yang tidak berwarna, tidak berbau, beracun, dan higroskopis dengan rasa manisadalah senyawa kimia yang dapat dihasilkan dari reaksi antara asam sulfat dengan aluminium atau mineralnya.

Detail

TRICHLOROISOCYANURIC ACID GRANULE

merupakan zat kimia yang digunakan untuk pengolahan air.

Detail

Hidrogen fluorida

Asam fluorida telah digunakan untuk mengetsa dan memoles kaca.

Detail

Carboxy Methyl Cellulose (CMC) Food Grade

Untuk makanan merupakan bahan tambahan makanan yang sering digunakan pada berbagai produk makanan seperti es krim, saus, minuman, roti, dan lain-lain.

Detail

Monosodium glutamat (MSG)

Adalah garam natrium yang berasal dari asam amino asam glutamat.

Detail

Sodium Meta-Bisulfite (SMB)

adalah senyawa kimia yang memiliki berbagai kegunaan dalam industri makanan.

Detail

Sodium Tripolyphosphate (STPP/STTP)

Adalah senyawa kimia yang digunakan dalam industri makanan dengan berbagai tujuan.

Detail

Sodium Benzoate

Bahan pengawet yang paling sering ditambahkan ke beberapa makanan, minuman, kosmetik, dan produk perawatan dengan tujuan untuk memperpanjang umur penyimpanan.

Detail

Sodium Bicarbonate

Senyawa ini merupakan kristal yang sering terdapat dalam bentuk serbuk.

Detail

Dextrose Monohydrate

Sangat populer diterapkan pada semua jenis makanan dan minuman, bukan sukrosa yang lebih manis.

Detail

Tricalcium Phospate

Biasa digunakan dalam bumbu bubuk sebagai zat anticaking, misalnya untuk mencegah garam meja menggumpal, bumbu penyedap rasa agar tidak membentuk gumpalan atau produk minuman bubuk.

Detail

Monocalcium Phospate (MCP)

Berbeda dengan pakan ternak biasa yang hanya menggunakan komposisi standar,MCP pakan ternak memberikan manfaat ganda

Detail

Choline Chloride (CC)

Dapat digunakan sebagai bahan tambahan pakan untuk unggas dan ternak, yang dapat merangsang ovarium untuk memproduksi lebih banyak telur, membuang sampah sembarangan dan menambah bobot unggas, ternak, dan ikan.

Detail

Tepung Ikan protein 50%

Tepung ikan merupakan salah satu bahan utama dalam pakan ternak karena kandungan proteinnya yang tinggi dan mudah dicerna.

Detail

Pollard Gandum

Pollard gandum mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan oleh ternak.

Detail

L-Lysine Monohydrochloride

Dapat meningkatkan dan meningkatkan nutrisi pakan, serta mempromosikan pencernaan dan asimilasi.

Detail

L-Threonine

L-Threonine adalah asam amino esensial, yang berarti bahwa hewan tidak dapat mensintesisnya dan harus mendapatkannya dari diet mereka.

Detail